Rapat Koordinasi Lurah dan Kades se Kecamatan Lahat Bahas Masalah Warga

137

LAPOS, Lahat – Rapat koordinasi bersama lurah dan kepala desa sekecamatan Lahat, berlangsung di aula kecamatan secara rutin dilaksanakan setiap tanggal 17.

Berbagai permasalahan dibahas terkait permasalahan warga baik masalah keamanan, ketertiban serta lingkungan dan beberapa kebijakan pemerintah mengenai waktu hiburan malam orgen tunggal beroperasi.

“Ya, disini rapat koordinasi membahas berbabagai permasalah, yang dialami masyarakat serta pihak kelurahan, sehingga saling memberik informasi dan solusi dalam menyelesaikan masalah,” jelas Camat Lahat Zubhan Awali SSTP MSi, Selasa (17/12).

Dirinya juga berharap lurah dan kepala desa dapat memberikan berbagai informasi kepada masyarakat terkait kegiatan dan berbagai pembangunan di kelurahan dan pemerintah didesa apalagi ada pertanggung jawaban dalam pengelolaan dana dari pemerintah pusat, daerah maupun provinsi.

“Keterbukaan informasi dibutuhkan, bermusyawarah dalam menyusun perencanaan pembangunan di kelurahan dan desa, karena jangan sampai menimbulkan hal yang tidak diinginkan, padahal kita melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut dibahas terkait jam beroperasi orgen tunggal yang masih dilakukan warga yang mengelar hajatan atau sedekah, berbagai solusi juga dibahas tindakan agar hal tersebut dapat diatasi.

“Kami masih menemukan laporan, pemilik hajatan terkadang mengelar acara lewat dari jamnya dan hal tersebut sudah menjadi tradisi yang tidak dapat dihilangkan,” sampai Lurah RD PJKA Lahat, Edeales Pokal SSTP MSi.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Sekretaris Camat Lukman meminta agar pihak kelurahan berkoordinasi langsung dengan ketua RT dan RW setempat jangan sampai hal tersebut terjadi, karena dampak ketika malam hiburan orgen tunggal hingga larut berbagai tindakan negatif dapat saja terjadi.

“Lakukan pendekatan dengan baik kepada pihak penyelengara hiburan, jika masih saja diingatkan insya Allah mereka mengerti dan jika terjadi hal negatif sudah diingatkan,” harapnya. (amr)