oleh

Perda KLA dan Orgen Tunggal Sudah Disahkan, Hiburan Orgen Tunggal Hanya Siang Hari

lahatpos.co, Lahat – Ketua DPRD Lahat Fitrizal Homizi ST memimpin Rapat Paripurna X Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2020 di Gedung DPRD Lahat, Senin (2/3) terkait mendengar pendapat akhir seluruh fraksi mengenai pembahasan Raperda Kabupaten Layak Anak (KLA) dan Orgen Tunggal (OT).

Disahkannya Perda OT, itu berarti acara hiburan OT dibatasi, yakni hanya pada siang hari saja atau sampai pada pukul 18.00 WIB.

Turut hadir Bupati Lahat Cik Ujang SH, Wakil Bupati Lahat H Haryanto SE MM, Wakil Ketua I DPRD Lahat Gaharu SE MM, Wakil Ketua II DPRD Lahat Sri Marhaeni Wulansih SH, Sekda Lahat Januarsyah Hambali SH MM, Sekwan Lahat Ramsi SIP MM, Forkopimda, Kepala OPD, Ketua Tim PKK Lahat, GOW, Dharma Wanita,  BUMN/BUMD, Ketua Komunitas Orgen Tunggal dan jajaran lainnya.

Juru Bicara Fraksi Partai Demokrat Balkisri mengatakan kami menilai perlu adanya perbaikan perbaikan digunakan baik itu pasal perpasal atau ayat per ayat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang akan dicapai dapat berjalan efektif dan efisien.

“Pendapat akhir Fraksi Partai Demokrat menyetujui rancangan peraturan daerah tentang penyelenggaraan hiburan organ tunggal elektronik dan nonelektronik dan peraturan daerah tentang penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak untuk disahkan menjadi peraturan daerah Kabupaten Lahat,” ujarnya.

Juru Bicara Partai Gerindra Dendi Alexander SKom menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah menjalankan tugasnya untuk menyelesaikan pembuatan Rancangan Peraturan Daerah tentang Orgen Tunggal alat musik elektronik dan nonelektronik dan rancangan peraturan daerah tentang penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Kami berharap semua hasil kerja keras bisa bermuara pada upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lahat. Maka dari itu berdasarkan hasil kerja panitia khusus menyetujui penyelenggaraan hiburan organ tunggal orkes orang lain yang menggunakan alat musik elektronik dan nonelektronik disahkan dan rancangan peraturan daerah tentang penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak untuk disahkan menjadi peraturan daerah Kabupaten Lahat,” ujarnya.

Juru Bicara Partai Golkar Drs H Ghozali Hanan MM mengatakan,  penyampaian pendapat akhir merupakan  prosedur terakhir dalam proses penetapan peraturan daerah, dimana pembuatan Perda ini mengenai organ tunggal disahkan.

“Kami menyepakati pembentukan Perda penyelenggara Orgen Tunggal, dan mengenai Kabupaten Layak Anak (KLA) agar segera diterbitkan perdanya, dimana saya rasa ini sangat terlambat untuk mengesahkannya, jadi segera untuk disahkan,” ujarnya.

Jubir Fraksi PKB, Andriansyah mengatakan,  Orgen Tunggal Elektronik dan Rancangan peraturan daerah tentang penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA), dalam pembuatan peraturan daerah tentunya tidak mudah oleh karenanya dengan dijadikan menjadi peraturan daerah Kabupaten Lahat.

“Diharapkan dapat memberikan dampak yang baik kepada kehidupan masyarakat yang aman nyaman dan harmonis sesuai dengan norma moral etika yang berlaku di masyarakat, maka dari itu Fraksi PKB menerima menyetujui Rancangan peraturan daerah tentang penyelenggaraan hiburan orgen tunggal orkes band dan hiburan lainnya menggunakan alat musik elektronik dan nonelektronik, serta Perda Kabupaten Layak Anak (KLA),” ujarnya

Jubir PDIP,  Ardiansyah  mengatakan,  berdasarkan pertimbangan hasil pembahasan mengambil keputusan penyelenggaraan hiburan yang menggunakan alat musik dan elektronik serta penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak (KLA) akan menjadi peraturan daerah Kabupaten Lahat.

Jubir Fraksi PPP, Nizarudin mengatakan, bahwa pihaknya juga menyetujui Raperda menjadi Perda Kabupaten Layak Anak (KLA) dan Perda Orgen Tunggal (OT).

“Diharapkan teman teman seluruh anggota dewan, kita sosialisasikan kepada masyarakat, agar dapat dipahami dan berjalan dengan baik dan aman serta nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Jubir Fraksi G8, M Munawir Safe’i  SH MM mengatakan, menyimpulkan bahwa kami  menyetujui dua raperda kabupaten tersebut akan tetapi untuk raperda tentang penyelenggaraan hiburan, untuk dapat disosialisasikan agar tidak terjadi polemik.

Ditambahkan, Ketua DPRD Lahat Fitrizal Homizi ST mengatakan dengan Perda Orgen Tunggal dan Kabupaten Layak Anak (KLA) agar kedepan dapat berjalan baik dan lancar.

Sementara, Bupati Lahat Cik Ujang SH mengatakan, penandatanganan Raperda yang dilakukan merupakan wujud keseriusan dari Kepala Daerah dan DPRD yang ditetapkan untuk mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan telah ditetapkan ketentraman dan ketertiban yang lebih baik dan raperda KLA dapat mewujudkan kabupaten ramah anak,  baik dari pergaulan, dan kemajuan teknologi. Harapannya anak anak kita menjadi generasi emas untuk membangun Kabupaten Lahat yang kita cintai,” ujarnya.

Bupati Lahat juga menghimbau kepada seluruh Sat Pol PP, Camat, Lurah dan Kades untuk mensosialisasikan dua perda tersebut.

 “Kepada seluruh masyarakat diharapkan bersama sama mematuhi aturan ini, dan instansi terkait segera sosialisasikan,” ujarnya. (zk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Baca Juga