oleh

Lahan PT KAI – Warga Sukamarga Diukur

LAHATPOS.CO, Lahat – Terkait kejelasan permasalahan batas lahan antara PT KAI dan masyarakat Desa Sukamarga Kecamatan Merapi Barat sepanjang 800 meter. Kamis (2/12/2021), sekitar jam 09.50 WIB, bertempat di Stasiun Suka Cinta telah berlangsung kegiatan pengukuran titik koordinat aset tanah PT Kereta Api Persero di Empalsement Stasiun Suka Cinta. Pengukuran dilakukan petugas BPN Kabupaten Lahat, terkait lahan yang klaim oleh Thamrin dan 17 kepala keluarga warga Desa Suka Marga Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat.

Pertemuan ini meminta kejelasan terkait dengan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2009 Pasal 61 Ayat 2 kepada PT KAI Persero. Sehubungan dengan permasalahan tersebut ada beberapa tanggapan yang disampaikan.

Kepala Desa Suka Marga, Apriadi mengatakan, minta kejelasan dari as rel Kereta Api berapa meter, sesuai dengan sertifikat yang dikeluarkan oleh BPN Kabupaten. Lahat. Sehingga diharapkan masyarakat mengetahui batas lahan yang diklaim oleh masyarakat, memang tidak sama panjang lahar yang  dekat dengan stasiun, dan yang agak jauh dari stasiun sehingga dapat sama sama dipahami untuk batas batasnya.

Sedangkan Kapolsek Merapi Barat AKP Alex Andriyan mengatakan, sebagai dasar perbandingan secara fakta tentang hak kepemilikan yang sah yang diakui, yaitu mempunyai sertifikat, karena telah diatur dalam undang-undang agraria.

“Itulah faktanya yaitu sesuai dengan sertifikat yang telah dilakukan pengukuran langsung oleh pihak BPN Kabupaten Lahat. Terima kasih kepada pihak yang terlibat dalam kegiatan pengukuran titik koordinat hari ini dari pihak BPN Kabupaten Lahat,” ujarnya.

“Yang benar, katakan benar. Yang salah katakan salah. Harap kita legowo menerima keputusan yang telah disepakati, karena ini negara hukum mau kepada siapa lagi kita akan percaya. Kami selaku penegak hukum berada diposisi tengah-tengah, agar kedua belah pihak tidak terjadi hal-hal yang dapat bertentangan dengan hukum,” tegasnya.

Di tempat sama, Kepala Regional Aset PT KAI Persero Dasrin menjelaskan, berdasarkan aset kepemilikan PT KAI dihitung dari as rel jalur tengah rel kereta dengan luas 60 meter.

Dari hasil pengukuran titik koordinat dari pihak BPN Kabupaten Lahat, maka didapat kesimpulan bahwa warga Desa Suka Marga akan mengkonfirmasi langsung ke Kantor Balaiyasa Kabupaten Lahat untuk kejelasan titik koordinat dari jalur as rel Kereta Api ke arah pemukiman warga, karena memiliki sertifikat yang berbeda.

“Setelah dilakukannya pengukuran tersebut, PT. KAI Persero akan melanjutkan pekerjaan pembangunan jalur kereta api empalsement Stasiun Suka Cinta,” ucapnya.

Adapun yang dihadir dalam pelaksanaan  pengukuran tersebut yaitu, Kepala Regional Aset PT KAI Dasrin, Kapolsek Merapi Barat AKP Alex Andriyan S Kom, Kasi Ekobang Kecamatan Merapi Barat Anton Akbar, Petugas Ukur BPN Kabupaten Lahat Janis Suryo Prayogo, Kades Suka Marga, Apriadi, perwakilan warga yang klaim, Thamrin, Babhinsa Koramil 405-02/Merapi PELDA Hasra N. (Purwanto/dian)

Baca Juga