oleh

Kantor Kemenag Lahat Serahkan Akta Ikrar Wakaf Tanah Masjid Taqwa Desa Tanjung Payang

LAHATPOS.SUMEKS.CO, Lahat – Momen Sholat Jum’at di Masjid Taqwa Desa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Selatan, 25 Juni 2021, telah dilaksanakan penyerahan Akta Ikrar Wakaf tanah tempat berdirinya Masjid Taqwa oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lahat, Drs H Rusidi Dja’far MM.

Ketua Pengurus Masjid Taqwa Desa Tanjung Payang, Drs H Nasrun Aswari SE MM menjelaskan, tanah masjid ini adalah wakaf dari H Alimin Bahri, warga Tanjung Payang yang tinggal di Palembang. Memiliki luas tanah 670,5 meter persegi, panjang 40,6 meter dan lebar 16,2 meter.

“Alhamdulillah, kita sudah menyelesaikan proses tanah wakaf masjid ini. Kita ucapkan terima kasih kepada KUA Lahat yang telah membantu dalam pembuatan Akta Ikrar Wakaf. Kemudian terima kasih kepada Bapak H Alimin Bahri yang mewakafkan tanahnya untuk tempat peribadatan, semoga menambah amal jariyahnya,” ucap mantan Sekda Lahat ini, Selasa (26/6/2021).

Nasrun juga mengimbau masjid yang belum ada Akta Ikrar Wakaf untuk segera dibuat akte ikrar wakafnya. Pengurusannya tidak sulit, segera hubungi KUA, mereka akan membantu.

Penyerahan Akta Ikrar Wakaf Tanah dilakukan sebelum sholat Jum’at (25/6/2021), di Masjid Taqwa, yang disaksikan langsung oleh masyarakat Desa Tanjung Payang. Hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lahat, Drs H Rusidi Dja’far MM, Kepala Kantor, Kasubag TU H Santoso SPdI MM dan Kasi Bimas Islam Khairul Saleh Alwi SAg MM, Camat Lahat Selatan Isna Abi Darda BA, Kades Tanjung Payang Sapri, Ketua Pengurus Masjid Taqwa Desa Tanjung Payang, Drs H Nasrun Aswari SE MM, dan tokoh agama yang lainnya.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lahat, Drs H Rusidi Dja’far MM menerangkan bahwa salah satu hal yang penting dalam perwakafan adalah Ikrar Wakaf. Ikrar Wakaf merupakan pernyataan dari orang yang berwakaf (Wakif) kepada pengelola wakaf (Nazir) tentang kehendaknya untuk mewakafkan tanah yang dimilikinya guna kepentingan umum, dalam hal ini pembangunan Masjid Taqwa yang sudah lama berdiri.

“Perwakafan tanpa Ikrar Wakaf tentunya akan mengakibatkan tidak terpenuhinya unsur perwakafan. Kalau unsur perwakafan tidak terpenuhi, maka secara hukum otomatis perwakafan tersebut dapat dikatakan tidak pernah ada,” ujarnya.

Untuk membuktikan adanya Ikrar Wakaf, yaitu dengan cara menuangkan Ikrar Wakaf tersebut kedalam Akta Ikrar Wakaf (AIW) yang dibuat oleh PPAIW, dalam hal ini adalah Kepala KUA wilayah tersebut.

“Adanya AIW ini dapat menjadi kekuatan hukum agar tanah wakaf tersebut menjadi jelas,” terangnya. (dn)

Baca Juga