oleh

DPMDes Tunjuk Sekdes Pimpin Desa Sugiwaras

LAHATPOS.CO, Lahat – Dinas PMDes Lahat menunjuk Sekdes menjadi pimpinan tertinggi sementara di Desa Sugiwaras Kecamatan Lahat Gumay Talang. Sementara Muhar (55), Kades Sugiwaras saat ini tersandung kasus dugaan ijazah SD palsu.

“Muhar sudah kurang lebih 2 tahun menjabat Kepala Desa Sugiwaras. Terkait kasus ini, sementara pimpinan tertinggi di desa diambil ahli oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Sugiwaras,” ucap Kepala Dinas PMDes Lahat, Darul Efendi SE MSi, kemarin.

Seperti diketahui, Unit Pidsus Satreskrim Polres Lahat telah melakukan pelimpahan tersangka (Muhar) dan barang bukti  kepada Kejaksaan Negeri Lahat, Kamis (25/11) siang.

Awalnya, pengusutan kasus dugaan penggunaan ijazah palsu tersebut bergulir setelah adanya pengaduan dari masyarakat setempat pada akhir tahun 2019. Bermuara dari laporan masyarakat, Unit Pidsus Satreskrim Polres Lahat melakukan penyelidikan. Setelah kurang lebih 8 bulan, pihaknya menemukan alat bukti yang cukup, sehingga Pidsus meningkatkan kasus tersebut tahap penyidikan.

Setelah didapatkan alat bukti dan pemeriksaan saksi saksi, maka penyidik menetapkan Kepala Desa Sugiwaras, Muhar sebagai tersangka pada November 2020.

“Tahun 2021 ini kasusnya dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri Lahat,” ucap Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Kurniawi H Burmawi SIK didampingi Kanit Pidsus, Ipda Chandra Kirana SH.

Diungkapkannya, ijazah palsu tersebut adalah SD Lubuklinggau yang digunakan oleh tersangka untuk mendaftar paket B di tahun 2016. Kemudian ijazah paket B itu digunakan untuk pencalonan Pilkades 2019.

Dalam perkara kasus itu, tersangka dijerat Pasal 263 KUHP Ayat 3 dan Pasal 266 Ayat 2 dengan ancaman hukuman 6 sampai 7 tahun. Muhar diduga telah dengan sengaja menggunakan surat palsu atau yang dipalsukan itu seolah-olah surat itu asli dan tidak dipalsukan.

“Untuk alat bukti yang dilimpahkan adalah ijazah SD diduga palsu oleh tersangka. Palsu itu terdapat pada blangko ijazah,” ungkapnya.

Sementara, pendamping hukum, Anisah Maryani SH mengatakan, Kades Sugiwaras memang dilimpahkan oleh pihak Kepolisian, tapi tetap masih terduga, karena benar atau tidaknya ijazah palsu itu, masih belum.

“Kita tetap mengendepankan azas praduga tak bersalah. Karena kalau ayuk jingok (lihat diijazah, red) nomor serinya dan segala macamnya ada itu,” ucap Anisah.

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Lahat, Fithrah SH MH melalui Kasi Pidum, Fransmona SH membenarkan pelimpahan dan berkas lengkap. “Ya, P21,” singkatnya. (zki)

Baca Juga