Dodi Diduga Terima Fee Rp 2,6 Miliar dari 4 Proyek Infrastruktur

LAHATPOS.CO, Sumsel – Bupati Musi Banyuasin (Muba) periode 2017-2022 Dodi Reza Alex, resmi menyandang status sebagai salah satu dari delapan tersangka oleh KPK dalam kegiatan tangkap tangan atas dugaan penerimaan aliran dana fee empat proyek Infrastruktur pada Dinas PUPR Kabupaten Muba.

Kegiatan tangkap tangan, seperti yang disampaikan pada rilis resmi KPK, bahwa pada Jumat (15/10) kemarin, tim KPK menerima informasi akan adanya dugaan penerima sejumlah uang oleh penyelenggara yang disiapkan oleh tersangka Suhandy.

“Suhandy merupakan direktur PT Selaras Simpati Nusantara selaku pemenang empat paket proyek infrastruktur pada dinas PUPR Kabupaten Muba,” terang Juru Bicara Ali Fikri dalam rilisnya, Sabtu (16/10).

Uang tersebut, lanjutnya akan diberikan kepada Bupati Muba Dodi Reza Alex melalui Herman Mayori Kadis PUPR Kabupaten Muba dan Eddy Umari Kabid SDA /PPK Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin.

Berdasarkan data transaksi perbankan diperoleh informasi adanya transfer uang yang diduga berasal dari perusahaan milik Suhandy kepada rekening bank milik salah satu keluarga Eddy Umari.

Setelah uang tersebut masuk, lalu dilakukan tarik tunai oleh keluarga Eddy Umri dimaksud yang kemudian diserahkan kepada Eddy Umari dan menyerahkan uang tersebut kepada Herman Mayori untuk diberikan kepada Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin.

“Tim selanjutnya bergerak dan mengamankan Kadis PUPR di salah satu tempat ibadah di Kabupaten Muba. Saat diamankan tim menemukan uang sejumlah Rp270 juta yang dibungkus kantong plastik,” sebutnya.

Lalu, selanjutnya tim KPK juga berhasil mengamankan Eddy Umari dan Suhandy serta pihak terkait lainnya untuk kemudian dibawa ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan untuk dilakukan permintaan keterangan.

Sementara di lokasi yang berbeda di wilayah Jakarta, Tim KPK kemudian juga mengamankan DRA di salah satu loby hotel di Jakarta yang selanjutnya DRA dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dimintai keterangan,” ungkap Ali.

Dari kegiatan OTT ini, Tim KPK selain mengamankan uang sejumlah Rp 270 juta, juga turut diamankan uang yang ada pada Mursyid (ajudan Bupati) senilai Rp1,5 Miliar, patut diduga total komitmen fee yang akan diterima oleh Dodi Reza Alex dari pihak kontraktor terhadap empat proyek infrastruktur sejumlah sekitar Rp2,6 Miliar.

Atas dugaan perkara tersebut KPK menjerat tersangka Suhandy melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001.

Sementara untuk tujuh tersangka lainnya yakni Dodi Reza Alex, Herman Mayori, Eddy Umari, Mursyid, Irfan serta Ach Fadly disangkakan melanggar Pasal 12 huruf (a) atau Pasal 12 huruf (b) atau Pasal 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (Fdl)

BERITA TERBARU

Sikapi KTM Kecamatan Kikim Selatan

LAHATPOS.CO, Kikim Selatan - Menyikapi kegiatan pelaksanaan kelanjutan pembangunan Kota terpadu Mandiri (KTM) yang berada di di titik lokasi Desa Keban Agung, Kecamatan Kikim...

Wagub Dorong Pemda Terapkan Transaksi Digital 

LAHATPOS.CO, Palembang - Dalam upaya  keamanan kenyamanan masyarakat dalam bertransaksi Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Mawardi Yahya, mendukung penuh percepatan transformasi digital...

Gerakan Sumsel Mandiri Pangan Inisiasi Gubernur Herman Deru Segera  Diluncurkan 

LAHATPOS.CO, Palembang - Setelah disosialisasikan secara merata di 17 kab/kota, Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (SMP) yang digagas Gubernur Sumsel H. Herman Deru segera diluncurkan. Program...

Gubernur Sumsel ke Tanjung Payang Hari ini

LAHATPOS.CO, Lahat – Gubernur Sumsel, H Herman Deru SH dijadwalkan hari ini ke Desa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat. Kehadiran orang nomor satu...

Vaksinasi Mobile Polres Lahat Berhasil Suntik 300 Warga Dua Desa

LAHATPOS.CO, Lahat – Vaksinasi mobile kali ini berlangsung di dua desa. Yakni, Desa Mutar Alam Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat, dan Desa Kerung Kecamatan...

Baznas Lahat Terima Penghargaan dari Baznas Provinsi Sumsel

LAHATPOS.CO, Lahat - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lahat menerima penghargaan dari empat kategori. Penghargaan itu didapat dari dua kategori yakni Terbaik Satu...

Dinsos Lahat Sampaikan Bantuan Tanggap Darurat Bencana

LAHATPOS.CO, Lahat – Pemda Lahat melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lahat, mendistribusikan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Tanjung Kurung Ilir, Kecamatan Tanjung Tebat,...

Belum Terdeteksi Adanya Aliran Sesat Keagamaan dan Kepercayaan yang Berkembang di Kab. Lahat

LAHATPOS.CO, Lahat - Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Dalam Masyarakat (Pakem) menilai, sejauh ini tidak ada temuan aliran yang menyimpang di Kabupaten...

Nakes RSUD Lahat Dapat Bantuan Buah buahan

LAHATPOS.CO, Lahat - Para tenaga kesehatan (nakes) dan pegawai di RSUD Lahat menerima bantuan buahan-buahan serta sayur-mayur yang segar. Penyerahan bantuan, Selasa (30/11) diserahkan...