Deadlock, Pemkab Dukung SP3-TEL Tempuh Jalur PHI

LAHATPOS.CO, Muara Enim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim mendukung upaya dari Serikat Pekerja Perawatan dan Pelayanan PT Tanjung Enim Lestari (SP3-TEL) menempuh jalur Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

Langkah ini guna menuntaskan permasalahan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi di PT TEL yang masih menemui jalan buntu alias deadlock.

Seperti diketahui berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemkab Muara Enim untuk menyelesaikan masalah PHK tersebut, mulai dari melayangkan surat kepada Pihak PT TEL atas nama Bupati Muara Enim dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Muara Enim.

Serta kunjungan kerja pun juga sudah dilakukan Asisten II Pemkab Muara Enim dan Kepala  Disnaker Muara Enim ke PT TEL.

“Silakan lakukan gugatan ke PHI Provinsi Sumatera Selatan dan Pemkab Muara Enim siap mendorong dan mendukung upaya dari SP3-TEL dalam penyelesaian masalah di Pengadilan tingkat Provinsi ini,” tegas Asisten II Pemkab Muara Enim H Riswandar SH MH saat memimpin rapat penyelesaian masalah PHK di PT TEL, di Ruang Rapat Serasan Sekundang, Senin (11/10).

Dikatakan Riswandar, Pemkab Muara Enim tidak dapat berbuat banyak, karena wewenang ada di Provinsi. Seperti halnya masalah pertambangan, sektor tenaga kerja menjadi kewenangan provinsi.

Asisten mengatakan melalui jalur Pengadilan Hubungan Industrial ini, SP3-TEL bisa membuat tembusan ke Bupati Muara Enim yang nantinya Bupati akan membuat rekomendasi.

“Bahkan bila ada tembusan tersebut, segera mungkin akan ditindaklanjuti, mungkin Pemkab Muara Enim akan melakukan silaturahmi ke Provinsi,”tegasnya.

Namun  Riswandar mengingatkan para pekerja yang tergabung SP3-TEL tidak berlarut-larut mogok kerja. Sambil menunggu proses eksekusi pengadilan, para pekerja SP3-TEL dihimbau mencari pekerjaan baru.

“Diharapkan jangan lama – lama mogok kerja tentunya tidak baik, dan sambil menunggu eksekusi ada baiknya cari peluang kerja dan cari peluang usaha,” imbuh Asisten.

Sementara itu, Kepala Disnaker Muara Enim Hj Siti Herawati SH, mengatakan Ppihaknya menerima laporan pasca adanya PHK ini, pekerja tergabung dalam SP3-TEL melakukan mogok kerja dari 5-8 Oktober hingga dilanjutkan 22 Oktober 2021.

“Pemkab Muara Enim berharap ada solusi terbaik menjadi jalan keluar penyelesaian masalah ini,” harap Siti.

Dalam kesempatan ini, Arif, Perwakilan dari Truba Jaga Cita, mengatakan  saat ini 30 orang dipastikan akan di PHK, dan sudah 7 orang yang berhak menerima haknya dari akibat PHK.

“Dan batas akhir tanggal 20 Oktober 2021 hak – hak pegawai yang di PHK akan diberikan Perusahaan,” kata Arif.

Sementara itu, Perwakilan dari PT Taihei Dengyo Indonesia mengatakan dengan berat hati rencananya hari ini atau Senin 11 Oktober 2021 akan disampaikan ke karyawan bahwa 13 orang pegawai akan dilakukan PHK.

Sementara itu, Ketua SP3-TEL, Didi Palepi membenarkan bahwa mogok kerja akan dilakukan hingga 22 Oktober 2021 atau hingga ada penyelesaian masalah PHK ini.

Ia menegaskan bahwa PHK ini tidak ada alasan kuat yang membenarkan pegawai untuk di PHK. Karena, pegawai tidak mempunyai kesalahan dan pegawai yang di PHK telah memiliki masa kerja yang sudah lama mengabdi di PT TEL.

“Memang kami akan menempuh jalur Pengadilan Hubungan Industrial, tapi kami hadir disini meminta kepada Pemkab Muara Enim akan ada peran negara yang bisa memberi bantuan ke kami,” ujar Didi. (ozi.dns)

BERITA TERBARU

Terancam Hukuman Mati

LAHATPOS.CO, Pagar Alam – Inisial S (68), pelaku pembunuh istri sirinya inisial W (63), terancam hukuman mati.Dalam jumpa pers Kapolres Pagar Alam AKBP Arif...

Pasal Surat Tanah, Motif Suami Bunuh Istri

LAHATPOS.CO, Pagar Alam - Dalam jumpa pers Kapolres Pagar Alam AKBP Arif Harsono SIk didampingi Kasat Reskrim Kota Pagar Alam AKP Najamuddin, mengungkapkan inisial...

Bujang Empat Lawang Terpilih Jadi Putra Sriwijaya 2021

LAHATPOS.CO, Empat Lawang - Kabupaten Empat Lawang menjadi yang terbaik tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam ajang grand final pemilihan Putra Putri Sriwijaya (PPS)...

Anak Pelaku Kaget Bapaknya Nikahi Korban

LAHATPOS.CO, Pagar Alam - Samsu Sulaiman (68), pelaku pembunuhan mayat perempuan yang terbungkus didalam karung, merupakan seorang yang sehari hari bekerja sebagai pencari rongsokan...

Lagi, Emak emak Merapi Barat Unjuk Rasa

LAHATPOS.CO, Lahat - Sekitar 30 perempuan tergabung dalam Ikatan Emak Emak Peduli Lingkungan Merapi Barat (IIPLMB), kembali unjuk rasa di halaman Dewan Perwakilan Rakyat...

Sekda Chandra Buka Rapat Kerja PWI Lahat 2022

LAHATPOS.CO, Lahat - Bertempat di aula Hotel Bukit Serelo Kabupaten Lahat, Bupati Lahat Cik Ujang SH melalui Sekda Chandra SH MM membuka Rapat Kerja...

Dandim Terima Piagam Penghargaan dari PWI Lahat

LAHATPOS.CO, Lahat - Dandim 0405 Lahat, Letkol Kav Shawaf Al Amin SE MSi menerima piagam penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lahat.Penyerahan penghargaan...

Pelantikan Pengurus Mabiran, Kwarran, dan Dewan Kerja Ranting Merapi Timur Berjalan Sukses dan Lancar

LAHATPOS.CO, Merapi Timur - Acara Pelantikan Pengurus Mabiran, Kwarran, dan Dewan Kerja Ranting Merapi Timur oleh Kwarcab Lahat berjalan sukses dan lancar, Jumat (15/10/2021). Pelantikan...

BKPSDM Lahat Luncurkan Sipeti

LAHATPOS.CO, Lahat - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lahat, kembali luncurkan inovasi baru untuk pengembangan kompetensi ASN di lingkup Pemkab...