oleh

Cadangan Minyak Ditemukan. Pertama di Tahun 2022

JAKARTACadangan minyak berhasil d!temukan, mengawali tahun 2022. Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto melakukan kunjungan kerja ke Wilayah Kerja (WK) Mahakam. WA ini d!kelola Kontraktor Kontrak Kerja Sama PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM). Kunjungan ini untuk meninjau sumur eksplorasi Manpatu-1X (MPT-1X), yang sebelumnya berhasil menemukan cadangan migas pada awal tahun 2022. Kunjungan kerja tersebut d!lakukan pada 21 Januari 2022.

“Temuan cadangan migas baru melalui sumur eksplorasi MPT-1X merupakan penemuan pertama di tahun 2022. Kami harapkan dapat membuka peluang-peluang temukan sumber migas lain di WK Mahakam. Hal ini tentunya menumbuhkan optimisme dan semangat bagi SKK Migas. Tentunya PHM guna memenuhi capaian target produksi nasional. Yaitu 1 BOPD (barel minyak per hari), dan 12 BSCFD (milyar standar kaki kubik per hari) gas di tahun 2030,” kata Dwi dalam sambutannya, kemarin (26/01/2022).

SKK Migas Beri Jaket Pejuang 1 Juta Barel

Dwi juga memberikan penghargaan atas capaian kerja yang telah d!raih oleh PHM dalam kurun waktu 2021. “Kami atas nama manajemen SKK Migas memberikan apresiasi kepada PHM yang telah bekerja keras, sehingga kinerja lifting PHM pada tahun 2021 melampaui target yang sudah d!tetapkan,” ujarnya.

Secara simbolis, Dwi menyerahkan jaket “Pejuang 1 Juta Barel” kepada salah satu pekerja PHM di Rig Hakuryu-14 sebagai bentuk penghargaan atas komitmen PHM dalam upaya meningkatkan produksi migas nasional.

Dwi juga berpesan kepada seluruh pekerja agar di setiap kegiatan operasi untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan. “Upaya kita dalam meningkatkan produksi jangan sampai mengorbankan K3LL (Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lindungan Lingkungan). Hal tersebut tetap menjadi KPI (key Performance Indicator) utama bagi kita. Untuk itu, tetap utamakan safety dalam setiap aspek pekerjaan.” imbuhnya.

Selain itu, Dwi juga menyinggung persetujuan insentif pemerintah kepada PHM yang telah mendorong PHM dalam meningkatkan investasi untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi migas di WK Mahakam.

Baca Juga