oleh

Antisipasi Banjir, Plt Camat Merapi Timur Ajak Kades/Lurah dan Warga Jaga Kebersihan

LAHATPOS.SUMEKS.CO, Merapi Timur – Plt Camat Merapi Timur, Edeales Pokal, S.STP, MM menghimbau kepada seluruh Kades dan Lurah Kecamatan Merapi Timur, agar bersama-sama warganya untuk menjaga kebersihan.

Hal ini ia sampaikan, terkait dengan banjir di Desa Sirah Pulau. Setelah dilakukan kroscek di lapangan dan laporan dari ketua BPD, bahwa banjir tersebut diakibatkan tingginya curah hujan sehingga melebihi daya tampung sungai yang dangkal.

“Kami mengingatkan tingginya intensitas curah hujan awal tahun 2022 ini. Dengan melakukan kerja bakti dan gotong royong dalam membersihkan selokan serta mensosialisasikan kepada masyarakatnya untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ajaknya, Senin (10/1/2022).

Plt Camat juga menghimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah di selokan atau parit, sehingga berakibat dangkalnya aliran sungai dan selokan. Nantinya akan berakibat tersumbatnya aliran air yang berpotensi banjir.

Diberitakan sebelumnya, karena diguyur hujan yang cukup besar, Desa Sirah Pulau Kecamatan Merapi Timur kembali dilanda banjir, Senin (10/1).

“Ya Desa Sirah Pulau hari ini kembali dilanda banjir karena intensitas hujan hujan yang cukup tinggi, membuat meluapnya Sungai Nelung yang diakibatkan hujan yang cukup deras,” ujar Babinsa Koramil Merapi 405-02 Peltu Ujang didampingi Kopda Hoiri yang sedang meninjau lokasi banjir.

Kejadian ini terjadi pada hari Senin pagi sekitar pukul 06.30, tiba tiba air memasuki perumahan warga Sirah Pulau tepatnya di Kampung 1. Air yang bersumber dari meluapnya aliran Sungai Nelung akibat dari hujan semalaman untuk perumahan yang terendam banjir sekitar 70 rumah. “Untuk korban jiwa nihil. Sedangkan untuk kerugian materil belum bisa ditaksir,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dusun Satu Sudran, saat dikonfirmasi menyampaikan harapannya agar Sungai Nelung yang saat ini agar diperbesar, dilebari, dan diperdalam, sehingga aliran sungai lebih lancar. “Saat ini muara Sungai Nelung lumayan sempit, sehingga menghambat aliran sungai. Apalagi jika hujan turun cukup lebat membuat Sungai Nelung cepat meluap,” terangnya. (Purwanto)

Baca Juga