oleh

382 Orang Terima Bantuan Baznas Kabupaten Lahat di Merapi Area

LAHATPOS.SUMEKS.CO – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lahat melakukan program Pendistribusian Zakat, Infaq, dan Shodaqoh. Kali ini giliran di Kecamatan Merapi Area (Merapi Barat, Merapi Selatan, dan Merapi Timur. Acara ini berlangsung di Masjid I’natul Muhajirin Desa Gedung Agung Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat, Sabtu (6/11/2021).

Hadir langsung Wabup Lahat, H Haryanto SE MM MBA, didampingi Asisten I H Rudi Thamrin SH MH, Unsur Pimpinan Baznas Kabupaten Lahat diantaranya, Ketua Baznas Kabupaten Lahat H Hamdi Arsal SPdI, Wakil Ketua I HM Nashir Syakni SAg, Wakil Ketua 2 Drs H Rusli Mansur SH MHI, Wakil Ketua 3 H Khaidir Rusmi SPd MSi, dan Wakil Ketua 4 H Hasnul Basri SH MM, serta anggota Amil. Camat Merapi Timur, Camat Merapi Barat, dan Camat Merapi Selatan.

Pada kesempatan itu, Ketua Baznas Kabupaten Lahat H Hamdi Arsal SPdI menyampaikan, berdasarkan data pada Baznas Kabupaten Lahat bahwa jumlah penerima bantuan Zakat, Infaq dan Shodaqoh kali ini sebanyak 382 orang yang terdiri dari fakir miskin, guru ngaji, dan marbot.

“Program Pendistribusian Zakat, Infaq, dan Shodaqoh merupakan program unggulan dari Baznas Kabupaten Lahat untuk semester kedua tahun 2021 ini. Sedangkan semester pertama sudah kami laksanakan pada bulan Maret dan April yang lalu,” ujarnya.

Sebelumnya, Baznas sudah melakukan kegiatan serupa di Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Pumi. Jarai Area ada empat kecamatan, Kecamatan Kikim Area dan Kecamatan Pseksu. Dan, hari ini giliran Kecamatan Merapi Area. “Tinggal 10 kecamatan lagi, insya Allah kegiatan ini akan berlanjut. Mohon doanya semoga kegiatan ini berjalan lancar, dengan rahmat dan ridho dari Allah SWT,” ungkapnya.

Hamdi Arsal menjelaskan, kegiatan Baznas Kabupaten Lahat dalam rangka menghimpun, mengumpulkan, dan mendistribusikan zakat, infaq, dan shodaqoh dari ASN ataupun pihak pihak lain. Ia sampaikan bahwa hingga saat ini bantuan sudah disalukan kepada orang yang berhak menerimanya.

Diantaranya, asnaf Fakir Miskin sebanyak 2.097 orang, bantuan biaya pendidikan kepada siswa kurang mampu tingkat SD dan MI sebanyak 239 orang. “Pendistribusian pertama sudah kami lakukan berjumlah Rp 513.532.000,” terangnya.

Selanjutnya, bantuan biaya pendidikan kepada siswa kurang mampu tingkat SMP, SMA, MA sebanyak 109 orang. Bantuan tingkat mahasiswa dalam Kabupaten Lahat ada 2 perguruan tinggi STIE dan STIT 20 orang. Biaya bantuan tingkat mahasiswa di luar kabupaten 8 orang. Bantuan guru honorer non sertifikasi 99 orang, bantuan rumah tidak layak huni sudah 12 unit rumah menjadi rumah layak huni, bantuan dana zakat terhadap guru ngaji dan marbot sebanyak 1.291 orang. Bantuan masjid yang rusak 20 unit, bantuan ongkos berobat pasien tidak mampu. Sehingga total sebanyak 3.886 orang penerima bantuan, total dana sebesar Rp  1.878.232.000,-

Pada kesempatan itu, Hamdi Arsal juga menyampaikan bahwa dalam waktu 2 bulan terakhir ini, September-Oktober, kosong pembayaran zakat dari ASN dari Kecamatan Merapi Timur dan Merapi Selatan. Sementara dari Kecamatan Merapi Barat sudah ada sekitar Rp 1.300.000,-.

Tingkat Sekolah (SD dan SMP Merapi Area). ASN SMP yang baru bayar dari SMPN 3 Merapi Barat, SMPN 1 Merapi Barat, dan SMPN 1 Merapi Selatan). Sedangkan dari SMP dari wilayah Merapi Timur kosong. Lalu SD, ASN SD yang sudah bayar zakat dari SDN 1 Merapi Barat, SDN 2 Merapi Selatan, SDN 3 Merapi Barat, SDN 2 Merapi Barat, dan SDN 1 Merapi Barat. Sedangkan SD dari Merapi Timur kosong.

“Jadi tolong kepada Pak Camat, diingatkan lagi ASN yang ada di wilayah kecamatannya, termasuk di sekolah sekolah ingatkan. Mari cinta zakat, hanya 2.5 persen. Karena inilah yang dibawa mati,” imbaunya.

Sementara sambutan Bupati Lahat Cik Ujang SH, disampaikan Wabup Lahat, H Haryanto SE MM MBA menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Lahat telah melakukan penyaluran zakat, infaq dan shodaqoh dengan baik. Wabup berharap, zakat, infaq dan shodaqoh kalau biasa tidak dari ASN saja, akan tetapi juga dari pihak pihak lain yang memiliki mampu.

Sembari tersenyum, Wabup berharap kalau bisa jumlah penerimaan bantuan ini berkurang dalam setiap tahun. Kalau berkurang, artinya penduduk kurang mampu di Kabupaten Lahat turun, dan ekonomi dalam kondisi bagus. Sehingga kehidupan di Kabupaten Lahat semakin Bercahaya. (zki/dian)

Baca Juga